Riaubertuah, Pekanbaru - Menjaga tubuh tetap aktif seiring bertambahnya usia mungkin tidak hanya bergantung pada pola makan dan olahraga. Penelitian terbaru menunjukkan, konsumsi multivitamin setiap hari berpotensi membantu lanjut usia mempertahankan fungsi fisik dan kemampuan menjalani aktivitas sehari-hari.
Temuan tersebut berasal dari penelitian terhadap lebih dari 21.000 orang dewasa lanjut usia yang tergabung dalam studi COSMOS. Peneliti mengamati kaitan konsumsi multivitamin dengan perubahan kemampuan fisik dan kualitas hidup peserta selama tiga tahun.
Hasil penelitian menunjukkan peserta yang rutin mengonsumsi multivitamin memiliki fungsi fisik sedikit lebih baik dibandingkan mereka yang menerima plasebo. Mereka juga melaporkan lebih sedikit keluhan kesehatan serta memperoleh skor kemampuan fisik yang lebih baik.
Manfaat tersebut terlihat dalam berbagai aktivitas sederhana yang menjadi bagian dari keseharian, mulai dari berjalan, menaiki tangga hingga mengerjakan pekerjaan rumah.
Meski demikian, peneliti mengingatkan bahwa perbedaan yang ditemukan masih relatif kecil. Studi tersebut juga belum melalui proses peer review, sementara sebagian penilaian kemampuan peserta diperoleh berdasarkan jawaban dalam kuesioner.
Dokter geriatri dari Northwell Health, Liron Sinvani, MD, yang tidak terlibat dalam penelitian, menilai temuan tersebut menarik, tetapi masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat multivitamin terhadap fungsi fisik lansia.
Penelitian terbaru ini melengkapi sejumlah temuan sebelumnya dari studi COSMOS mengenai potensi manfaat multivitamin bagi kelompok usia lanjut. Analisis terdahulu menunjukkan multivitamin berpotensi berkaitan dengan proses penuaan biologis yang lebih lambat serta risiko penurunan kemampuan berpikir dan memori yang lebih rendah.
Namun, manfaat multivitamin tidak selalu terlihat pada seluruh aspek kesehatan. Studi COSMOS sebelumnya, misalnya, tidak menemukan bahwa konsumsi multivitamin menurunkan risiko kanker maupun penyakit kardiovaskular.
Dokter sekaligus pengajar di Harvard Medical School yang mendalami penuaan sehat, Jay Luthar, MD, mengatakan sejumlah penelitian mulai menunjukkan kemungkinan manfaat multivitamin bagi orang lanjut usia.
Kendati demikian, belum terdapat rekomendasi yang menganjurkan semua orang mengonsumsi multivitamin setiap hari.
Menurut Sinvani, kebutuhan vitamin dan mineral tetap sebaiknya dipenuhi melalui konsumsi makanan bergizi. Multivitamin dapat dipertimbangkan sebagai pelengkap ketika kebutuhan nutrisi seseorang sulit terpenuhi hanya dari makanan.
Peneliti dari Georgia Prevention Institute, Medical College of Georgia, Bayu B. Bekele, PhD, menegaskan multivitamin seharusnya ditempatkan sebagai bagian dari pola hidup sehat, bukan pengganti obat yang telah diresepkan dokter.
Pada akhirnya, menjaga kesehatan di usia lanjut tetap membutuhkan pendekatan menyeluruh. Pola makan bergizi, aktivitas fisik rutin, tidur yang cukup, hubungan sosial yang baik, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala tetap menjadi bagian penting untuk membantu tubuh tetap sehat dan aktif seiring bertambahnya usia.***red/rfm
.png)

