Kebun Raya Universitas Pahlawan Kampar Mendunia, Grand Opening Dihadiri Enam Negara

banner 160x600

riaubertuah.id

Riaubertuah, Kampar - Bupati Kampar Ahmad Yuzar membuka Grand Opening Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Kampar mendunia, dihadiri peneliti dan ahli dari enam negara di depan gerbang kebun raya pada Jumat (9/10/2026).

Dikutip dari Antara Riau, Kehadiran bupati disambut Rektor Universitas Pahlawan, Prof. Dr. H. Amir Luthfi dan oara dosen UP. Hadir juga Wali Kota Pekanbaru pada masanya, Firdaus dan para wartawan dari berbagai media.

Di depan perwakilan dari enam negara itu, Ahmad Yuzar menyampaikan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan, pelestarian lingkungan hidup

"Pemda Kampar sangat mendukung kemajuan pendidikan, pelestarian lingkungan, dan pengembangan ilmu pengetahuan," ujarnya.

Ia menyebutkan, grand opening ini menjadi momentum penting bagi Universitas Pahlawan dalam memperkenalkan Kebun Raya sebagai kawasan yang berpotensi mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, pengembangan riset, serta sarana edukasi bagi mahasiswa dan masyarakat.

Kehadiran tamu dari delapan negara juga menambah nilai strategis kegiatan ini dalam memperluas jejaring dan memperkenalkan potensi daerah ke tingkat internasional"Ini sebagai salah satu potensi yang dapat memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan diharapkan terus berkembang, khususnya dalam mendorong inovasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan," kata dia.

 

 

Yuzar berharap dengan diresmikannya kebun raya ini dapat berkembang menjadi pusat edukasi, penelitian, dan konservasi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Kehadirannya sekaligus menjadi peluang untuk memperkuat citra Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau sebagai daerah yang terus mendorong kemajuan pendidikan, ilmu pengetahuan, dan pelestarian alam.

Mereka yang hadir adalah Teo Damen Belmonte dan Alboretum Gimborn dari Netherland, Dr. Robinson Alastair Royal Botanic Gardens Victoria dari Australia, Dr. Kate Delaporte University of Adelaide, Australia. Dr. Engin Koncagul dari Unesco. Dr. Charles Cannon Xinhuangbanna
Botanical Gerden Cina, Lar Nur Nisha Mohd Idrus Taman Botani Putra Jaya Malaysia, dan Assoc. Prof. dr. Rahayu Sukmaria binti Hj.Sukri.

Pada simposium sehari sebelumnya di Pelanbaru juga dihadiri Tropical Botanical Garden, China; Hortus Botanicus Leiden dan Arboretum Gimborn, Belanda; UBD Botanical Research Center, Brunei Darussalam; Taman Botani Putrajaya, Malaysia; serta dari BRIN, UNESCO, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, serta Kementerian PPN/Bappenas.

Sejumlah tokoh juga hadir antara lain Prof. Dr. Arif Satria, Moh Jumhur Hidayat, Dr. Egin Koncagul dari UNESCO, Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Leonardo A.A. Teguh Sambodo, S.P., M.S., Ph.D., serta Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni.

Amin Lutfi sangat berbahagia acara peresmian Kebun Raya di kampus swasta ternama di Kabupaten Kampar ini dapat dihadiri kolega-koleganya dari dalam dan luar negeri.

"Ini adalah suatu kebanggan tidak saja bagi masyarakat Kampar akan tetapi juga masyarakat Provinsi Riau," ujarnya.

Bagaimana tidak, satu-satunya Universitas swasta yang mendapat dukungan dari BRIN dan pemerintah Indonesia telah memgantongi penghargaan bergengsi yang dapat membawa nama baik secara nasional dan internasional.

Ke depan lanjutnya, UP alan terus melakukan pengembangan kawasan kebun raya dari grand A ke ke grand B.

"Kawasan kebun raya saat ini lebih kurang 800 hektar dan akan diperluas lagi ke grand b, dengan dibarengi berbagai kelengkapan yang dibutuhkan pada masing-masing kawasan kebun," kata dia.

Ia berharap kepada pemerintah daerah dapat memberikan dukungan, "setidaknya kita dapat dukungan moril dan syukur-syukur dapat dukungan materiil itu lebih bagus lagi," ujarnya tertawa.

Pria yang telah berusia 81 tahun yang masih penuh semangat ini menyampaikan bahwa pelalsanaan grand opening ini yang membawa kolega-koleganya dari dalam dan luar negeri semuanya itu dibiayai oleh Universitas Pahlawan secara mandiri.***red/rfm