Riaubertuah, PELALAWAN -. Pemuda dan masyarakat Desa Balam Merah, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, mengajukan permohonan pengadaan unit trafo PLN baru setelah warga mengeluhkan tegangan listrik yang turun hingga kisaran 150 Volt, dari kondisi normal yang seharusnya 220 Volt.
Keluhan tersebut disebut telah berlangsung kurang lebih 10 tahun dan berdampak pada tidak berfungsinya peralatan listrik warga secara normal serta berpotensi menimbulkan kerusakan.
Permohonan tersebut disampaikan melalui surat yang ditujukan kepada Manager PT PLN (Persero) Kabupaten Pelalawan di Pangkalan Kerinci. Surat itu dibuat di Balam Merah pada 31 Agustus 2026 dan ditandatangani Ketua Pemuda, Said Roben.
Dalam surat tersebut, Pemuda dan Masyarakat Desa Balam Merah menyampaikan bahwa gangguan listrik telah menjadi keluhan masyarakat.
Said Roben Ketua Pemuda Desa Balam Merah mengatakan Tegangan PLN yang drop dinilai membuat berbagai peralatan listrik milik warga tidak dapat berfungsi dengan baik.
"Kondisi tersebut terutama disebut terjadi di Dusun 1 Desa Balam Merah. Tegangan yang semestinya berada pada angka 220 Volt dilaporkan mengalami penurunan hingga kisaran 150 Volt,"jelas Said Roben, Kamis (03/09/2026).
Dikatakan Roben, Penurunan tegangan tersebut bukan sekadar persoalan kenyamanan, tetapi juga dikhawatirkan berdampak terhadap peralatan elektronik warga. Dalam surat pengaduan, masyarakat menyebut peralatan listrik yang mereka miliki bahkan kemungkinan mengalami kerusakan.
"Yang menjadi sorotan, persoalan tersebut diklaim bukan baru terjadi. Pemuda dan masyarakat menyatakan kondisi gangguan tegangan listrik itu telah mereka alami kurang lebih selama 10 tahun,"katanya.
Atas kondisi tersebut, Pemuda dan Masyarakat Desa Balam Merah meminta PLN Kabupaten Pelalawan mengambil langkah konkret dengan melakukan penambahan unit trafo baru di wilayah mereka. Langkah itu diharapkan dapat membuat tegangan listrik kembali normal pada kisaran 220 Volt.
Permintaan tersebut menunjukkan bahwa persoalan kelistrikan di Desa Balam Merah membutuhkan perhatian serius. Jika benar gangguan tegangan berlangsung selama satu dekade, masyarakat tentu membutuhkan penyelesaian yang nyata, bukan sekadar penanganan sementara.
Listrik telah menjadi kebutuhan penting dalam aktivitas sehari-hari masyarakat. Karena itu, persoalan tegangan listrik yang dilaporkan terus berlangsung perlu mendapatkan respons dan tindak lanjut dari pihak PLN sesuai kewenangan dan kondisi jaringan di lapangan.
Masyarakat Desa Balam Merah kini berharap laporan tersebut mendapat perhatian serius dari PLN Kabupaten Pelalawan. Penambahan trafo baru menjadi usulan utama yang disampaikan untuk mengatasi persoalan tegangan listrik yang selama ini dikeluhkan warga.***red/rfm
.png)

