RIAUBERTUAH, PEKANBARU – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Al-Kifayah Riau berhasil mencatat sejarah baru melalui kegiatan pembuatan akun dan rekening saham bagi mahasiswa di lingkungan kampus.
Program yang diselenggarakan oleh para dosen FEBI tersebut berlangsung sebagai upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan generasi muda di Riau, sekaligus membuka akses mahasiswa terhadap investasi pasar modal syariah untuk mendukung kesiapan menghadapi tantangan ekonomi masa depan.
Langkah yang dilakukan FEBI Universitas Islam Al-Kifayah Riau ini menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran finansial mahasiswa sejak dini.
Di tengah perkembangan ekonomi modern yang semakin dinamis, pemahaman mengenai investasi tidak lagi menjadi kebutuhan tambahan, melainkan bagian penting dari bekal generasi muda dalam mengelola masa depan keuangan mereka.
Antusiasme mahasiswa terlihat tinggi sejak kegiatan dimulai. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, mulai dari sesi edukasi hingga proses pembukaan akun dan rekening saham yang dilakukan secara langsung dengan pendampingan dari dosen FEBI.
Tidak hanya memperoleh pengetahuan dasar tentang investasi, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak usia muda.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diperkenalkan pada dunia pasar modal sebagai salah satu instrumen yang dapat dimanfaatkan untuk membangun aset secara bertahap dan terencana sesuai prinsip syariah.
Keberhasilan program tersebut menjadi tonggak penting bagi Universitas Islam Al-Kifayah Riau dalam melahirkan calon-calon investor muda yang memiliki wawasan ekonomi yang kuat.
Kampus menunjukkan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu keagamaan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan zaman dengan menghadirkan pendidikan ekonomi yang relevan dan aplikatif.
Program ini sekaligus mempertegas pentingnya literasi keuangan di lingkungan akademik. Di tengah rendahnya tingkat partisipasi generasi muda dalam investasi yang produktif, langkah FEBI menjadi contoh konkret bagaimana perguruan tinggi dapat mengambil peran aktif dalam mendorong perubahan pola pikir mahasiswa terhadap pengelolaan keuangan dan pembangunan aset jangka panjang.
Dengan pendampingan yang diberikan oleh dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, mahasiswa kini memiliki kesempatan lebih luas untuk memahami mekanisme investasi, mengelola keuangan secara lebih terarah, serta membangun kemandirian ekonomi yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Ketua Yayasan Universitas Islam Al-Kifayah Riau, Dr. Yundri Akhyar, serta Rektor Universitas Islam Al-Kifayah Riau, Assoc. Prof. Zalisman. Dukungan pimpinan kampus tersebut menjadi bentuk komitmen nyata dalam mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, tidak hanya dalam bidang akademik dan keislaman, tetapi juga dalam penguasaan literasi keuangan modern.
Komitmen tersebut menunjukkan bahwa pembangunan kualitas sumber daya manusia tidak cukup hanya melalui penguatan ilmu pengetahuan dan karakter.
"Kemampuan memahami ekonomi, investasi, serta pengelolaan keuangan yang baik juga menjadi faktor penting dalam menciptakan generasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global,"ujar Assoc. Prof. Zalisman, Senin (26/05/2026)
Zalisman berharap program pembukaan akun dan rekening saham ini menjadi awal tumbuhnya budaya investasi yang positif di lingkungan akademik.
"Melalui berbagai program edukasi yang berkelanjutan, Universitas Islam Al-Kifayah Riau ingin terus berkontribusi dalam mencetak generasi unggul yang berilmu, berakhlak, serta memiliki kemampuan finansial yang kuat demi mendukung kemajuan bangsa di masa mendatang,"sebutnya.
Dikatakan Zalisman lagi, keberhasilan FEBI Universitas Islam Al-Kifayah Riau ini bukan sekadar pelaksanaan sebuah kegiatan akademik, melainkan langkah strategis dalam membangun ekosistem literasi keuangan dan investasi syariah di kalangan mahasiswa.
"Dari kampus inilah diharapkan lahir generasi investor muda yang mampu menjadi motor penggerak ekonomi masa depan Indonesia,"tutupnya.***red/rls
.png)

